Nama : Fazri Rahmadhan
Semester : 1
INDIVIDU,
KELUARGA DAN MASYARAKAT
INDIVIDU
Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat.Dalam ilmu sosial,
individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah
lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Ayah merupakan individu dalam
kelompok sosial tersebut, yang sudah tidak dapat dibagi lagi ke dalam satuan
yang lebih kecil.Pada dasarnya, setiap individu memiliki ciri-ciri yang berbeda. Individu yang saling bergabung akan
membentuk kelompok atau masyarakat. Individu tersebut akan memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok dimana
dirinya bergabung.
Individu sendiri berasal dari kata
yunani, yaitu “Invidium” yang artinya tidak berbagi. Individu berarti Manusia
yang hidup dan berdiri sendiri, individu dilengkapi kelengkapan hidup yaitu
raga ,rasa , rasio, dan rukn.
Faktor – faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan :
·
Pendirian
Nativistik : Pertumbuhan yang dibawa sejak lahir
·
Pendirian
Empiristik & Environmentalistik : Pertumbuhan dipengaruhi lingkungan
·
Pendirian
Konvergensi & Interaksionisme : Pertumbuhan yang dibawa sejak lahir dan
dipengaruhi lingkungan.
1. Faktor Biologis
Semua manusia normal
dan sehat memiliki anggota tubuh yang utuh seperti kepala, tangan , kaki dan
lainya. Hal ini menjelaskan bahwa beberapa persamaan dalam kepribadian dan
perilaku. Namun ada warisan biologis yang bersifat khusus. Artinya, setiap
individu tidak semua ada yang memiliki karakteristik fisik yang sama.
2. Faktor Geografis
Setiap lingkungan
fisik yang baik akan membawa kebaikan pula pada penghuninya. Sehingga
menyebabkan hubungan antar individu bisa berjalan dengan baik dan menimbulkan
kepribadian setiap individu yang baik juga. Namun jika lingkungan fisiknya
kurang baik dan tidak adanya hubungan baik dengan individu yang lain, maka akan
tercipta suatu keadaan yang tidak baik juga.
3. Faktor Kebudayaan
Perbedaan kebuadayaan
dapat mempengaruhi kepribadian anggotanya. Namun, tidak berarti semua individu
yang ada didalam masyarakat yang memiliki kebudayaan yang sama juga memiliki
kepribadian yang sama juga.
KELUARGA
Keluarga
adalah suatu kelompok kecil manusia yang mendiami suatu tempat tinggal yang
biasanya berisikan ayah, ibu, dan anak-anak atau pihak lain yang masih
berhubungan.
Jenis – jenis keluarga :
-
Keluarga
inti, yaitu keluarga yang terdiri dari Suami, Istri, dan anak.
-
Keluarga
Konjugal, yaitu keluarga yang terdiri dari pasangan dewasa dan anak yang
terdapat interaksi dengan kerabat dari salah satu atau dua pihak orang tua.
-
Keluarga
Luas, yaitu atas dasar garis keturunan di atas keluarga aslinya, keluarga luas
berhubungan antara paman, bibi, keluarga kakek,dan keluarga nenek . Atau yang
biasa disebut ikatan saudara.
Fungsi dari keluarga :
Fungsi keluarga adalah menstabilkan
situasi keluarga dalam arti stabilisasi situasi ekonomi keluarga mendidik Pemelihara fisik dan psikis keluarga, termasuk disini
kehidupan religius.
·
Fungsi Edukatif Sebagai
suatu unsur dari tingkat pusat pendidikan, merupakan lingkungan pendidikan yang
pertama bagi anak. Dalam kedudukn ini, adalah suatu kewajaran apabila kehidupan
keluarga sehari-hari, pada saar-saat tertentu terjadi situasi pendidikan yang
dihayati oleh anak dan diarahkan pada perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan
tujuan pendidikan.
·
Fungsi protektif
Fungsi ini menekankan kepada rasa aman dan terlindungi
apabila anak merasa aman dan terlindungi barulah anak dapat bebas melakukan
penjajagan terhadap lingkungan.
·
Fungsi Religius
Keluarga mempunyai kewajiban memperkenalkan dan mengajak
anak serta keluarga pada kehidupan beragama. Sehingga keluarga dapat mendidik
anak serta anggotanya menjadi manusia yang beragama sesuai dengan keyakinan
keluarga tersebut.
·
Fungsi Ekonomis
Fungsi keluarga ini meliputi pencarian nafkah,
perencanaan dan pembelanjaannya bahan pokok. Pelaksanaanya dilakukan oleh dan
untuk semua anggota keluarga, sehingga akan menambah saling mengerti,
solidaritas dan tanggung jawab bersama.
·
Fungsi Rekreatif
Suasana keluarga yang sangat dibutuhkan yaitu, tentram
dan damai guna mengembalikan tenaga yang telah dikeluarkan dalam kehidupan
sehari-hari
- Fungsi pendidikan
Suatu keluarga atau ayah dan ibu harus mampu dan mendidik
anaknya untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.
·
Fungsi
Sosialisai anak
Keluarga harus mampu mempersiapkan anak menjadi anggota
masyarakat yang baik. Sehingga anak tersebut menjadi berguna untuk semua orang.
MASYARAKAT
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang sudah memiliki tatanan kehidupan, norma-norama, adat istiadat yang bersama-sama ditaati dalam kehidupannya. Masyarakat dalam arti luas adalah keseluruhan hubungan hidup bersama dan tisak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan lainnya. Dalam arti sempit masyarakat adalah kelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek ternteu, seperti bangsa, golongan dan teritorial.
Unsur
– unsur Masyarakat
Menurut Soerjono Soekanto masyarakat memiliki unsur
sebagai berikut:
1. Minimal
beranggotakan dua orang
2. Anggotanya
sadar sebagai satu kesatuan
3. Berhubungan
dalam waktu yang lama yang menghasilkan manusia yang saling berkominikasi dan
membuat aturan hubungan antar anggota masyaratak.
4. Menjadi
sistem hidup bersama yang dapat menimbulkan kebudayaan dalam keterkaitan satu
sama lain sebagai anggota masyarakat.
Ciri / kriteria masyarakat
yang baik
Menurut Susilo Bambang
Yudhoyono Masyarakat yang baik adalah :
1.
Masyarakat yang memiliki perilaku yang baik penuh etika.
2.
Masyarakat yang berpengetahuan luas.
3.
Masyarakat yang rukun, harmonis dan toleran.
4.
Masyarakat yang terbuka dan bebas mengekspresikan
pikiran-pikirannya
5.
Masyarakat yang tertib serta patuh pada norma dan pranata.
SUMBER :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar